Cerita Anak - Hew dan Sogili (Ver. Sentani, Jayapura)
Kode Iklan Atas Artikel
HEW DAN SOGILI
( VERSI SENTANI, JAYAPURA)
Dahulu ada seekor ikankecil yang bernama Hew. Ia hidup dan berkembang di danau Sentani. Pada suatu hari ia berjalan-jalan dan mencari makanan.Karena terlalu asyik tanpa disadari Hew kecil trelah masuk di dalam sangkar Sogili, yang saat itu sedang kelaparan. Bagi Sogili ini adalah makanan yang lezat.Setelah Hew kecilterancam, ia berusahauntuk melarikan diri, namun usahanyadiketahui Sogili. Tanpa berpikir pangjang Sogili menutup pintu keluar.
Hew kevil terus beruahamencari akal agar dapat keluar, namun usahanya diketahui oleh Sogili. Hew kecil terus mencari akal dan akhirnya berkata pada Sogili, “ Saya terlalu kenyang untuk kamu makandan kamu tidak akan kenyang, jadi lebih baik biarkan saya pergi. Saya akab datng membawa ikan-ikan besar agar kamu merasa kenyang!” Lalu Sogili berkata, “ Baiklah kamu boleh pergi, tetapi kamu tidak boleh berbohong!” Hew kecil berkata, : Kamu tidak usah kaatir saya akan datng tetapi kamu tidak boleh pergi kemana-mana, kamu harus tinggal di sini sampai saya kembali!” Akhirnya Hew kecil bebas dan pergi.
Hari terus berganti , Sogili terus menunggu, namun sayang Sogili telah tertipu oleh kata-kata Hew kecil. Menunggu dan terus menunggu akhirnya Sogili mati di dalam sarangnya karena kelaparan, sementara Hew kecil hidup bahagia bersama ikan di danau.
Hew kevil terus beruahamencari akal agar dapat keluar, namun usahanya diketahui oleh Sogili. Hew kecil terus mencari akal dan akhirnya berkata pada Sogili, “ Saya terlalu kenyang untuk kamu makandan kamu tidak akan kenyang, jadi lebih baik biarkan saya pergi. Saya akab datng membawa ikan-ikan besar agar kamu merasa kenyang!” Lalu Sogili berkata, “ Baiklah kamu boleh pergi, tetapi kamu tidak boleh berbohong!” Hew kecil berkata, : Kamu tidak usah kaatir saya akan datng tetapi kamu tidak boleh pergi kemana-mana, kamu harus tinggal di sini sampai saya kembali!” Akhirnya Hew kecil bebas dan pergi.
Hari terus berganti , Sogili terus menunggu, namun sayang Sogili telah tertipu oleh kata-kata Hew kecil. Menunggu dan terus menunggu akhirnya Sogili mati di dalam sarangnya karena kelaparan, sementara Hew kecil hidup bahagia bersama ikan di danau.
Kode Iklan Bawah Artikel