IGLO Blogger Template for FB Ads to AdSense

HPK

mesothelioma survival rates,structured settlement annuity companies,mesothelioma attorneys california,structured settlements annuities,structured settlement buyer,mesothelioma suit,mesothelioma claim,small business administration sba,structured settlement purchasers,wisconsin mesothelioma attorney,houston tx auto insurance,mesotheliama,mesothelioma lawyer virginia,seattle mesothelioma lawyer,selling my structured settlement,mesothelioma attorney illinois,selling annuity,mesothelioma trial attorney,injury lawyer houston tx,baltimore mesothelioma attorneys,mesothelioma care,mesothelioma lawyer texas,structered settlement,houston motorcycle accident lawyer,p0135 honda civic 2004,structured settlement investments,mesothelioma lawyer dallas,caraccidentlawyer,structured settlemen,houston mesothelioma attorney,structured settlement sell,new york mesothelioma law firm,cash out structured settlement,mesothelioma lawyer chicago,lawsuit mesothelioma,truck accident attorney los angeles,asbestos exposure lawyers,mesothelioma cases,emergency response plan ppt,support.peachtree.com,structured settlement quote,semi truck accident lawyers,auto accident attorney Torrance,mesothelioma lawyer asbestos cancer lawsuit,mesothelioma lawyers san diego,asbestos mesothelioma lawsuit,buying structured settlements,mesothelioma attorney assistance,tennessee mesothelioma lawyer,earthlink business internet,meso lawyer,tucson car accident attorney,accident attorney orange county,mesothelioma litigation,mesothelioma settlements amounts,mesothelioma law firms,new mexico mesothelioma lawyer,accident attorneys orange county,mesothelioma lawsuit,personal injury accident lawyer,purchase structured settlements,firm law mesothelioma,car accident lawyers los angeles,mesothelioma attorneys,structured settlement company,auto accident lawyer san francisco,mesotheolima,los angeles motorcycle accident lawyer,mesothelioma attorney florida,broward county dui lawyer,state of california car insurance,selling a structured settlement,best accident attorneys,accident attorney san bernardino,mesothelioma ct,hughes net business,california motorcycle accident lawyer,mesothelioma help,washington mesothelioma attorney,best mesothelioma lawyers,diagnosed with mesothelioma,motorcycle accident attorney chicago,structured settlement need cash now,mesothelioma settlement amounts,motorcycle accident attorney sacramento,alcohol rehab center in florida,fast cash for house,car accident lawyer michigan,maritime lawyer houston,mesothelioma personal injury lawyers,personal injury attorney ocala fl,business voice mail service,california mesothelioma attorney,offshore accident lawyer,buy structured settlements,philadelphia mesothelioma lawyer,selling structured settlement,workplace accident attorney,illinois mesothelioma lawyer

Menu Navigasi

Anak Durhaka - Cerita Rakyat Asmat

Kode Iklan Atas Artikel

ANAK DURHAKA
(Versi Asmat)


Pada zaman dahulu di Agast daerah Kecamatan Sawa Erma tinggallah suatu perkampungan yang penduduknya sangat padat. Karena padatnya penduduk di perkampungan itu, maka sebagian penduduk mencari tempat pemukiman baru yang penduduknya kurang yaitu di tepi sungai. Sungai itu dikenal dengan nama sungai Jeth. Pemukiman di tepi sungai Jeth inilah mereka dapat hidup makmur, karena mereka dapat mencari penghidupan yang berasal dari sungai, misalnya macam-macam jenis ikan, udang, kepiting dan sebagainya. Selain itu, mereka dapat memanfaatkan tanaman yang berada di pinggir sekitar sungai tersebut.

Di antara penduduk itu, dikisahkan satu keluarga yang hidup di tengah-tengah mereka. Keluarga tersebut dikaruniai dua orang anak kembar. Keduanya dilahirkan  pada hari yang sama, hanya berselang jam saja. Anak yang lahir lebih dulu diberi nama Euw dan yang lahir berikutnya diberi nama Zanpai. Keduanya dibesarkan dengan mendapat perlakuan yang sama. Mereka dibesarkan dengan budaya dan suasana perkampungan yang senang berperang, seperti perang suku. Latihan keprajuritan adalah kegiatan utama yang diterima dari orang tua mereka.
Selain itu, mereka juga dilatih untuk berburu, memangkur sagu, dan mencari ikan. Semuanya ini dilakukan oleh orang tua mereka demi kelangsungan hidup anak cucunya. Bahkan sampai mereka besarpun masih selalu diawasi dengan penuh perhatian oleh orang tuanya.

Euw dan Zanpai kini tumbuh besar berkat curahan kasih sayang kedua orang tuanya masih dicurahkan kepada kedua anaknya. Pada siang hari mereka mendapat bimbingan dari orang tuanya; mulai dari menbidik binatang, menggunakan lambang atau simbol-simbol berburu, mengintai jejak binatang maupun musuh, menggunakan busur, bahkan sampai pada makannya. Semua ini disampaikan tanpa diketahui oleh orang lain, kecuali mama dan bapaknya sendiri.

Untuk menguji kemampuan kedua anaknya, orang tuanya menyuruh untuk berburu. Pada suatu malam Euw dan Zanpai pergi berburu dan kembali pada keesokan harinya. Mereka tiba dengan membawa hasil buruannya berupa; kasuari, ayam hutan, babi, dan kuskus. Orang tuanya sangat bangga atas keberhasilan kedua anaknya, sehingga lambat laun pekerjaan seperti ini diambil alih oleh kedua anak tersebut.

Pada suatu hari Euw dan Zanpai ketika pulang berburu dari hutan, mereka terkejut karena melihat kedua orang tuanya telah dianiaya oleh orang-orang dari kampung Komor. Peristiwa ini membuat Euw dan Zanpai sangat marah. Oleh karena itu, Euw dan Zanpai akan pergi ke kampung Komor untuk menghajar orang-orang yang telah menganiaya kedua orang tuanya.

Semua peralatan dipersiapkan secara lengkap, mulai dari panah, parang, tombak, tulang kasuari, sampai pada bekal makanan berupa sagu dan daging. Hari itu, Euw, Zanpai dan bapaknya berangkat menuju kampung Komor. Jarak antara kampung di tepi sungai Jeth dan kampung Komor cukup jauh, sehingga mereka harus melewati rawa dan hutan sagu. Di tempat inilah mereka menemukan beberapa bivak yaitu rumah penginapan orang berburu. Mereka membunuh setiap orang yang ditemuinya. Sehingga tersisa dua orang perempuan yang sudah tua renta. Hal ini dilakukan dengan harapan agar mereka meminta bantuan ke kampung Komor. Sudah menjadi peraturan bahwa dalam memerangi suku lain tidak dibenarkan membunuhnya semua.

Euw, Zanpai, dan Bapaknya merasa lelah sekali kemudian mereka istirahat yang akhirnya tertidur. Tanpa diketahui oleh mereka bertiga,. kedua nenek tua itu datang dengan serombongan laki-laki yang banyak jumlahnya ke tempat istirahat Euw, Zanpai, dan Bapaknya. Peperangan yang tak seimbang tidak dapat dihindarkan Zanpai dan Bapaknya dibunuh oleh musuh, sedangkan Euw dapat meloloskan diri dari maut. Euw berlari menuju kampung Jew. Pada mulanya penduduk kampung Jew tidak mau menerima. Namun, karena keramahan Euw akhirnya diterima oleh masyarakat Jew.

Setelah hidup dengan masyarakat Jew, Euw membunuh kepala suku kampung Jew dan menggantikannya. Setelah ia dinobatkan menjadi kepala suku dengan pesta adat atamboon yakni upara penobatan menjadi kepala suku dan panglima perang sah jika telah dipenuhi syaratnya yaitu makan daging manusia.

Setelah Euw dinobatkan menjadi kepala suku Jew, menyusun strategi untuk menghancurkan kampung Komor. Setelah kampung Komor dapat dikalahkan, selanjutnya akan menghacurkan kampung-kampung lain. Orang-orang yang menentang dan menghalanginya akan dibunuh. Euw akan menguasai seluruh kampung dan akan merampas semua harta kekayaan orang lain yang dikalahkan.

Euw berubah menjadi angkuh setelah berhasil menundukkan suku-suku: Muyu, Marind, Mapi, Awyu; apalagi dari setiap suku yang dikuasainya harus menyerahkan seorang gadis untuk dijadikan istrinya. Sehingga istrinya mencapai puluhan, dan tinggalnya pun berpindah-pindah. Hal ini dilakukan untuk menghindari musuh. Suatu ketika Euw ingin kembali dan membangun kampung kelahirannya. Euw teringat mamanya yang berada di kampung tepi sungai Jeth. Berita tentang kedatangan Euw itu didengar oleh mamanya melalui tetangganya.

Ketika Euw dan anak buahnya tiba kampung kelahirannya, mamanya datang menemui untuk membuktikan apakah benar yang datang itu adalah Euw anaknya. Ternyata benar bahwa kepala suku itu adalah Euw, anak yang dilahirkannya dahulu. Mamanya ingat benar dengan anaknya, walaupun sudah berpisah belasan tahun yang lalu. Karena pakaian dipakai oleh Euw adalah pakaian suaminya yang berupa: kalung babi, betan (gelang tangan), azenem (gelangan lengan), dan baruk (gelang kaki). Pakaian tersebut dipakai ketika mau berangkat ke kampung Komor dahulu.

Mamanya berusaha untuk mengingatkan kembali pada Euw, dengan mengarahkan, membujuk, merayu, dan mempengaruhinya. Namun, apa yang dilakukannya tidak berhasil. Euw tidak mau mengakui kalau dia adalah mamanya. Mamanya tetap berusaha mengingatkan berulang-ulang, namun hasilnya pun sama. Euw tetap tidak mau mengakuinya, bahkan ia menganggap bahwa apa yang dikatakan oleh mamanya adalah bohong dan dianggap sebagai suatu penghinaan terhadap seorang kepala suku. Euw tidak percaya dan menyangkalnya, menurutnya bahwa mamanya sewaktu ditinggalkan tidak seperti itu; masih muda, tidak ompong, tidak kotor dan jelek. Apalagi waktu itu, mamanya baru pulang dari hutan setelah membelah kayu sehingga dia datang dengan badan yang kotor dan keringatnya bercucuran.

Karena kesalnya, Euw bertindak kasar dan keras yang dibantu oleh anak buahnya. Mamanya yang merasa sakit hati, sedih, dan hanya bisa menangis. Euw mengusir mamanya dan tidak mau mengakuinya. Mama tidak mau pergi karena ia yakin benar bahwa itu anaknya. Euw tetap mengusir sambil mencaci maki orang tua itu hingga ke tepi sungai Jeth. Di tempat inilah kesabaran orang tua itu telah habis. Orang tua itu mengutuk Euw dan anak buahnya menjadi buaya serta pergi dari kampung tempat kelahirannya. Seketika itu juga, Euw bersama pembantunya berubah menjadi buaya dan meninggalkan daerah Agats menuju ke sungai Bian dan menguasai daerah itu. Sebagai bukti bahwa orang Asmat dan orang Marind masih percaya pada hari-hari tertentu buaya tersebut muncul dengan mengenakan pakaian adat Asmat.

Setelah Euw menjelma menjadi buaya dan pergi meninggalkan daerah Asmat, penduduk Asmat hidup tentram sampai saat ini.

Kode Iklan Bawah Artikel
Bagikan ke Facebook

Artikel Terkait

Kode Iklan Tengah Artikel